"Bagaimana dengan semua amalan yang telah saya lalaikan....."
"Bagaimana dengan amal baik yang saya lalaikan ketika ada kesempatan...."
"Bagaimana dengan sedekah saya yang masih sangat sedikit...."
"Bagaimana dengan hutang-hutang saya yang belum saya bayar...."
"Bagaimana dengan semua kata-kata buruk dan finah saya kepada orang-orang..."
"Bagaimana dengan amalan-amalan yang belum pernah saya lakukan...."
"Bagaimana dengan semua dosa saya...."
"Bagaimana saya menebusnya dengan waktu yang kurang dari 24 jam...."
Banyak orang yang telah kita ketahui, muda, tua, sebaya, yang meninggal lebih awal dari kita. Hidup penuh dengan tujuan, sekarang dimana letak tujuan kita masing-masing ? apakah hanya untuk bersenang senang karena Dunia adalah tujuan terakhir, atau sebagai perjalanan untuk dunia yang lebih pasti....
Sekarang anggaplah waktu hidup yang 24 jam telah habis, dan telah nampak Izrail didepan mata kita, yang jaraknya tidak lebih dari 2 lengan kita..... Ucapan apa yang akan terlontar kepadanya ? Apakah "Saya tidak bisa terima bahwa saya akan meninggal, saya belum sanggup berjumpa Allah saat ini..." atau "Saya telah siap, bawalah saya kepada Allah, zat yang nyawa saya pada genggaman-Nya..."
Jadi apakah masih ada keyakinan bahwa esok kita bisa melihat langit-langit atap kamar kita ? adakah jaminan yang membuat kita melangkah seakan tiada dosa ? Siapkan jiwa, siapkan hati hanya itu petunjuk yang diberikan, namun sudahkah kita pempersiapkannya ? Akankah ada ketenangan untuk kita setelah kita meninggalkan dunia ini ? akankah tempat yang terbaik yang disediakan atau api yang menusuk hati.....
Tidak ada jaminan untuk itu semua, yang kita bisa hanyalah memperbaiki diri untuk kehidupan yang disiapkan setelah kematian, satu satunya penolong kita hanyalah amal perbuatan kita, tidak ada seorangpun yang dapat membantu, tidak bahkan orang tua sekalipun ketika maut telah depan mata....
Masihkah ada waktu untuk kita merasa aman ? masih adakah waktu untuk kita bersenang-bersenang ? apakah ada jaminan umur yang panjang di usia kita yang masih muda ?
“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kalian lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kalian, kemudian kalian akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia memberitahukan kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan”. (Surat Al Jumu`ah: 8).
” Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. “ (QS. Al-Imran (3), Ayat 185)
“Di mana pun kalian berada, kematian akan mendapatkan kalian, kendatipun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh”. (Surat An Nisa’: 78)
” Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dialah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. “ (QS: Luqman (31), Ayat 34)