Pepatah lama mengatakan "Kamu akan mati berdasarkan kebiasaan yang kamu lakukan selama hidup-mu" maksud dari pepatah itu adalah bagaimana cara kamu mati, bagaimana cara orang mengenang kamu setelah kamu tiada adalah berdasarkan kebiasaan yang kamu lakukan selama hidup kamu, entah itu baik atau buruk. jadi siapa hayo yang mau dikenang keburukkanya ? kalo ngga ada, coba pelen-pelen mulai ubah kebiasaan buruk kamu.
Lantas apa hubunganya sama rasa cinta terhadap idola ? Gini lo.... Seberapa besar sih rasa cinta kamu terhadapa idola kamu ? sampai-sanpai kalo idola kamu dikritik, kamu langsung jadi sensitf. hmmm, ya ga masalah kalo kamu meng-idolakan seseorang, cuma coba liat deh, latar belakang dia di kehidupanya, apa yang keseharianya dia lakukan di luar liputan media. kalo dia selalu berbuat baik, silahkan kamu idolakan, ikuti apa kebaikan yang iya lakukan, silahkan jadi panutan. tapi kalo buruk, coba temen-temen pikir lagi, jangan hanya karna dia bisa bernyanyi dengan suara yang bagus, style nya trendi, bisa nge-dance cetar membahana, wajahnya tampan atau cantik aja.
"Loh emang kenapa ?" Gini loh... sebesar apa rasa cinta temen-temen terhadap idola temen-temen itu akan dibawa sampai temen temen hidup setelah mati, ngerti ? ya terserah mau percaya apa ngga, tapi kemana idola temen-temen bangkit setelah kematian, maka temen temen akan hidup bersama dia. Kok gitu ? Ya emang gitu.....
Seperti sebuah Hadis yang Diriwayatkan oleh Bukhari Muslim....... Seseorang pernah bertanya kepada Rasulullah saw tentang kiamat. Ia berkata, "kapan terjadinya kiamat ya Rasulullah ?" Rasul berkata, "Apa yang telah engkau siapkan untuknya ?" Laki-laki itu berkata, "Aku tidak menyiapkan apapun, kecuali sesungguhnya aku mencintai Allah dan Rasul-Nya." Rasul berkata, "Engkau bersama apa yang engkau cintai." (HR. Bukhari Muslim)
Seperti sebuah Hadis yang Diriwayatkan oleh Bukhari Muslim....... Seseorang pernah bertanya kepada Rasulullah saw tentang kiamat. Ia berkata, "kapan terjadinya kiamat ya Rasulullah ?" Rasul berkata, "Apa yang telah engkau siapkan untuknya ?" Laki-laki itu berkata, "Aku tidak menyiapkan apapun, kecuali sesungguhnya aku mencintai Allah dan Rasul-Nya." Rasul berkata, "Engkau bersama apa yang engkau cintai." (HR. Bukhari Muslim)
Jadi coba pikirkan lagi, siapa orang yang layak dan pantas jadi idola temen temen, jadi panutan temen temen, dan layak di bela ketika idola temen temen di kritik :)
"Engkau bersama dengan orang yang engkau cintai (HR. Bukhari)"
"Sesungguhnya kamu tidak hidup didunia ini melainkan sebentar saja"."Jangan sampai penyesalan tiadaguna datang di akhir hidup kamu"
"Sesungguhnya kamu tidak hidup didunia ini melainkan sebentar saja"."Jangan sampai penyesalan tiadaguna datang di akhir hidup kamu"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar